Putri Handayani Menggapai Puncak Aconcagua

Indri Juwono • 17 March 2018
0 comments
0 likes
Article date
Location name Argentina

Alumni Teknik Sipil FTUI, Diansyah Putri Handayani beserta tim berhasil mencapai Puncak Aconcagua (6.962 mdpl), gunung tertinggi di Amerika Selatan pada hari Jumat, 16 Februari 2018, pukul 14.45, dalam rangkaian program Jelajah Putri, 7 Puncak, 2 Kutub, 7 Pilar Edukasi. Dengan selesainya perjalanan kali ini, Putri telah mencapai 4 dari 7 puncak yang direncanakan dari The Explorers Grand Slam, upaya perempuan Indonesia pertama untuk mendaki puncak tertinggi di tujuh benua dan dua kutub Utara dan Selatan.

Tim yang terdiri dari Putri (pendaki Indonesia), Pablo Guerrieri (guide asal Argentina), Kyran Bell (pendaki Inggris), dan Hendry Ross (pendaki Inggris) telah melakukan banyak persiapan sebelum keberangkatan. Selain latihan fisik di negara masing-masing, tim ini mengecek kesiapan alat sebelum akhirnya memulai pendakian aklimatisasi untuk beradaptasi dengan ketinggian pada 31 Januari 2018 ke Puncak Gunung Vallecitos (5.460 mdpl).

putri-iluni-ftui-aconcagua

Perjalanan sendiri dimulai pada 6 Februari 2018 dari Penitentes menuju Punta De Vacas (2.400 mdpl), yang kemudian dilanjutkan ke camp Casa de Piedra (3,200 mdpl) selama dua hari. Putri dan tim juga sempat beristirahat di base camp Plaza Argentina (4.200 mdpl) pada tanggal 9 Februari 2018. Setelahnya, Putri dan tim melanjutkan trekking ke logistik Camp 1 (5.062 mdpl), lalu Camp Cholera (5.989 mdpl), menempuh 9.5 jam hingga akhirnya mampu meraih Puncak Aconcagua (6.962 mdpl) sepuluh hari dari titik keberangkatan.

putri-iluni-ftui-aconcagua

Tim membutuhkan waktu 3.5 jam untuk turun dari puncak dan kembali ke Camp Cholera dengan selamat dan bermalam di sana. Hari berikutnya, Putri dan tim menempuh 3 jam perjalanan turun dari Camp Cholera ke Plaza De Mulas Base Camp (4.300 MDPL), dan melakukan trekking terakhir ke Horcones Valley (2.900 MDPL). Kemudian Putri dan tim dijemput dengan mobil untuk menempuh 2-3 jam perjalanan ke Mendoza, dimana ekspedisi ini berakhir.

Tantangan dari mendaki Aconcagua, yang merupakan gunung ke-empat dalam rangkaian kegiatan Jelajah Putri, meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagi saya. Bukan karena tingginya yang memecahkan rekor gunung-gunung yang pernah saya daki sebelumnya, bukan pula karena keindahannya yang luar biasa, tetapi karena kali ini, saya didukung oleh almameter kebangaan saya, Ikatan Alumni Universitas Indonesia,” cerita Putri.

Ia melanjutkan, “Dua tahun yang lalu, ketika saya mulai mimpi-mimpi ini, saya sudah mengantisipasi kalau perjuangan saya akan luar biasa kerasnya. Yang tidak saya antisipasi dan tidak saya sangka adalah, bahwa akan begitu banyak orang yang peduli dan siap membantu disamping saya, menjadikan mimpi-mimpi ini mimpi kami bersama.

Ketika lelah menerpa di Aconcagua, terbayang teman-teman yang setelah bekerja penat seharian tetap datang untuk rapat dan melakukan apa saja sekuat tenaga mereka untuk membantu saya, bahkan beberapa dari mereka sering meluangkan waktu ketika jam kerja. Hal ini menjadi penyemangat bagi saya untuk tetap melangkah betapapun sulitnya. Tak akan cukup ucapan terima kasih untuk mereka semua.”

putri-iluni-ftui-aconcagua

putri-iluni-ftui-aconcagua

Program Jelajah Putri, 7 Puncak, 2 Kutub, 7 Pilar Edukasi sendiri menggabungkan misi penjelajahan dan pendidikan dengan tujuan akhir membangun tujuh ruang belajar di Papua dan tujuh discovery camp di pedalaman nusantara. Pendakian ini adalah salah satu cara yang digunakan Putri untuk menggalang perhatian, dukungan, dan bantuan untuk mewujudkan tujuan mulia tersebut.

Didukung secara penuh oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI), program ini juga turut mendapatkan dukungan dari Kelompok Pencinta Alam Fakultas Teknik Universitas Indonesia (KAPA FTUI) dan ILUNI FT UI yang juga merupakan almamater Putri. Pembelajaran di bidang STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) berbasis alam dan lingkungan akan diperkenalkan kepada anak-anak di pedalaman nusantara, khususnya perempuan, agar dapat mendalami bidang-bidang tersebut tanpa keraguan, seperti yang Putri lakukan melalui ekspedisi ini.

Mudah-mudahan kedepannya, semangat ini tetap terjaga dan bisa kami tularkan kepada semua. Aconcagua telah mengingatkan saya, ini bukan tentang puncaknya, tapi tentang begitu banyak pelajaran hidup dalam proses meraihnya,” demikian harapan Putri.

putri-iluni-ftui-aconcagua

 

putri-iluni-ftui-aconcagua

putri-iluni-ftui-aconcagua

putri-iluni-ftui-aconcagua

 

Tags Tags: putri handayani seven summit aconcagua
Photo credit Photo Credit: Putri Handayani

Artikel Lainnya